Jenis Dan Contoh Website Yang Sering Kita Temui

Di Era yang serba modern dan segala informasi dapat diperoleh dengan cepat dan mudah, siapa yang tidak mengenal dengan istilah website. Tentunya istilah website sudah menjadi kata yang akrab ditelinga apalagi bagi mereka yang sebagian besar waktunya dicurahkan untuk berselancar dalam internet.

Baik digunakan untuk keperluan komersial atau tuntutan pekerjaan. Tentunya sudah tidak asing lagi. Mungkin bagi sebagian orang yang biasa berselancar dalam internet untuk mencari informasi, terkadang luput dengan pengertianaslinya sendiri dan dengan akrabnya mengucapkan istilah website saat mencari informasi tertentu.

Sebagai contoh saat anda mencari informasi mengenai kelebihan atau kekurangan suatu produk dalam mesin pencari informasi, maka akan muncul banyak contoh website yang menampilkan konten atau topik yang sedang dicari. Namun tahukan anda pengertian website yang sebenarnya?

Pengertian Dan Perbedaan Website Statis Dan Dinamis

pexels.com

Website merupakan suatu halaman web yang saling berhubungan dan pada umumnya berisikan sekumpulan informasi tertentu yang dapat berupa teks, gambar, animasi, audio visual maupun gabungan dari semuanya untuk menyediakan informasi yang dibutuhkan.

Informasi-informasi tersebut pada umunya dihadirkan untuk kepentingan personal, organisasi, atau perusahaan. Pada prakteknya sendiri, website terbagi menjadi 2 jenis website yaitu website yang bersifat statis dan website yang bersifat dinamis. Pada contoh website berjenis statis,website tersebut bersifat stais alias informasi yang ditampilkan hanya dapat diisi oleh pemilik website tersebut.

Sedangkan website dinamis, merupakan website yang sifatnya berubah-ubah alias bukan hanya pemilik saja yang dapat menambahkan informasi pada web tersebut. Selain dalam terlibat atau tidaknya pengguna lain dalam website tersebut, masih ada beberapa hal yang membedakan website statis dengan website dinamis. Sebagai contoh, dalam hal interaksi dalam website tersebut.

Pada website statis tidak memungkinkan terjadinya interaksi antara pemilik dan pengisi konten web tersebut dengan pengguna lain  atau hanya dapat membaca informasi dalam web tersebut tanpa bisa meninggalkan komentar atau sarannya. Berbeda dengan website dinamis. Dalam website dinamis, memungkinkan terjadinya interaksi antara pengguna dan pemilik web tersebut.

Hal lain yang membedakan website statis dengan dinamis adalah terletak pada penggunaan databasenya. Pada website statis, website yang ditampilkan tidak menggunakan database sedangkan pada website dinamis menggunakan database seperti MySQL.

Dalam pembaharuan isi website atau konten, pada wensite statis, jarang terjadi updateisi atau konten web tersebut, sedangkan pada website dinamis akan sering melakukan pembaharuan mengenai isi konten atau informasi dalam web tersebut.

Itulah beberapa perbedaan antara website statis dan dinamis. Mungkin bisa menjadi pertimbangan anda sebelum memutuskan akan membuat website berjenis seperti apa.

Hal Yang Perlu Diperhatikan Dalam Membuat Website Bagi Pemula

pexels.com

Begitu banyaknya informasi yang ingin kita peroleh dalam keseharian, baik untuk meringankan pekerjaan maupun menambah pengetahuan belaka, menjadikannya banyak  bermunculan website yang hadir untuk memberikan infomasi yang sedang dibutuhkan.

Informasi yang diberikan juga beragam. Mulai dari informasi mengenai pendidikan, kesehatan, kecantikan, dan informasi umum lainnya yang bisa diperoleh dengan mudah. Termasuk juga terdapat informasi pada salah satu contoh website yang menapilkan cara membuat website sendiri.

Tentunya hal tersebut sangat berguna bagi pembaca dan khalayak umum yang ingin memulai membuat website atau konten sendiri dan membagikannya dengan orang lain. Untuk membuat website itu sendiri, terbilang cukup mudah dan tidak membutuhkan waktu yang lama.

Namun sebelum anda memulai membuat website sendiri, tentunya ada beberapa hal yang perlu anda ketahui sebelum membuat website tersebut. Hal yang paling utama dan yang harus anda ketahui sebelum membuat website, ialah menentukan jenis website yang akan di buat.

Sebelumnya sudah disinggung mengenai jeni website yang ada,yaitu websitestatis dan dinamis. Pada kedua pilihan tersebut, anda wajib menentukan mau membuat website yang mana. Apakah website statis atau website dinamis. Setelah anda putuskan hendak memilih yang mana, hal berikutnya yang perlu anda lakukan adalah menentukan ide website tersebut.

Berbicara mengenai ide, tentunya ada banyak sekali informasi yang anda miliki dan ingin berbagi dengan lainnya. Namun jangan sampai kelepasan. Coba pilahlah ide yang ada dan fokuskan pada ide tersebut. Untuk menentukan ide yang seperti apa yang hendak dijadikan konten,biasanya pada pembuat website pemula akan menyampaikan informasi yang menjadi kelebihan atau hal yang sangat dikuasai oleh pembuat website.

Namun ada juga beberapa orang yang mengisi websitenya dengan informasi yang random atau acak dan hal yang menjadi kesukaan atau hobi dari pembuat website tersebut. Selain dua hal yang disebuutkan sebelumnya, hal yang perlu diperhatikan lagi sebelum membuat website adalah nama domain. Jangan lupakan untuk meregistrasikan nama domain.

Anda tidak akan bisa membuat website tanpa alamat yang digunakan untuk mengakses website tersebut dan juga untuk ditampilkan dalam mesin pencari. Untuk domain sendiri, anda dapat mendapatkannya secara berbayar atau bisa juga didapat secara gratis. Namun dari domain yang berbayar dan yang gratis,tentunya ada kelebihan dan kekurangannya sendiri.

Untuk meregistrasikan nama domain, hal tersebut dikelola oleh ICANN atau kepanjangan dari Internet Corporation for Assigned Names anda Number. Registrasi tersebut dilakukan untuk mengekstensi nama domain yang tersedia dan menjaga database agar tetp terfokus pada arah nama domain.