Mengenal Michael Bloomberg, Salah Satu Orang Terkaya Dunia Tahun 2019

Michael Bloomberg lahir pada 14 Februari tahun 1942. Ia adalah seorang politisi, pebisnis, penulis, sekaligus seorang penulis yang masuk dalam jajaran 400 orang terkaya di dunia versi majalah bisnis Forbes pada tahun 2019 di peringkat ke-14. Pada November 2019, ia dicatat memiliki total kekayaan sebesar 53 milyar USD yang membuatnya menduduki peringkat 9 orang terkaya di Amerika. Ia juga dikenal memiliki jiwa yang dermawan, dengan bergabungnya ia pada organisasi The Giving Pledge, dimana para milyuner berkumpul untuk menyumbangkan setidaknya setengah dari harta kekayaannya. Bloomberg diketahui telah menyumbangkan sebesar 1,8 milyar USD pada John Hopkins University untuk beasiswa mahasiswa, yang menjadi donasi terbesar yang pernah diberikan pada sebuah universitas.

isorepublic.com

Kehidupan Awal dan Pendidikannya

Michael Bloomberg lahir di Rumah Sakit St. Elizabeth di Brighton, Massachusetts di tengah keluarga Yahudi. Ayahnya, William Henry Bloomberg yang wafat pada tahun 1963 adalah seorang akuntan di sebuah perusahaan susu. Nama ayah Michael ini menjadi inspirasi nama The Bloomberg Center di Universitas Bisnis Harvard. Ibunya, Charlotte Bloomberg adalah seorang penduduk asli Jersey City, New Jersey.

Keluarga Bloomberg hidup di Allston hingga Michael berusia dua tahun, hingga akhirnya mereka pindah ke Brookline dan bertempat tinggal di kota kecil Medford, Massachusetts hingga Michael lulus kuliah dari John Hopkins University. Selama masa kuliahnya, Michael bergabung dengan organisasi sosial terkenal Phi Kappa Psi. Ia lulus sebagai sarjana sains dengan studi di bidang teknik mesin. Selanjutnya ia juga lulus dari Harvard Business School dengan gelar Master of Business Administration atau Master Administrasi Bisnis.

Bloomberg menikahi Susan Elizabeth Barbara Brown pada tahun 1975 dan memiliki dua orang anak bernama Emma yang lahir pada tahun 1979 dan Georgina yang lahir pada tahun 1983. Kedua puteri Bloomberg tersebut masuk ke dalam film dokumenter tentang anak-anak kaya berjudul Born Rich. Informasi pernikahan dapat diperoleh melalui situs web washingtonunitedformarriage.

isorepublic.com

Perjalanan Karir

Bloomberg dikenal dengan kemampuan berbisnis, berpolitik, dan profesinya sebagai pilantrofi. Ia memulai perjalanan bisnisnya dengan menjadi bagian dari Salomon Brothers, bank investasi terkenal di Wall Street, dimana ia mempelajari trading dan pengembangan sistem. Pada tahun 1981 ketika Salomon Brothers dibeli oleh Phibro Corporation, Bloomberg keluar dari bank investasi tersebut. Ia tidak memperoleh pesangon atas peristiwa tersebut, namun ia memiliki 10 juta USD atas penghargaannya sebagai partner dari firma tersebut.

Dengan menggunakan uang yang tersisa, Bloomberg membangun perusahaan sendiri yang bernama Innovative Market System. Rencana bisnisnya berdasarkan pada peraturan Wall Street yang hanya akan membayar informasi bisnis berkualitas tinggi yang mampu terdeliver secara cepat dalam berbagai bentuk yang bisa dipakai.

Kustomer pertama Bloomberg kala itu adalah Merrill Lynch, yang menginstall 22 terminal Market Master yang dibuat perusahaan Bloomberg dan menginvestasikan uang sebesar 30 juta USD pada tahun 1982. Perusahaan Bloomberg tersebut kemudian berubah nama menjadi Bloomberg L.P. pada tahun 1987. Pada 1990, perusahaan Bloomberg telah berhasil memasang sebanyak 8000 terminal. Seiring berjalannya waktu, Bloomberg kemudian meluncurkan produk-produk turunan diantaranya Bloomberg News, Bloomberg Message, dan Bloomberg Tradebook.

Bloomberg juga melebarkan sayapnya di dunia perpolitikan dengan menduduki posisi sebagai walikota New York City per Januari 2002. Ia kemudian memenangkan kembali pemilu pada tahun 2005  dan 2009. Pada posisinya sebagai walikota ini, Bloomberg menghadapi rendahnya penerimaan dari publik terhadap dirinya, namun ia berhasil mengatasi hal tersebut, terbukti dari terpilihnya kembali ia menjadi walikota New York sebanyak 2 kali pemilihan kembali.

Pada masa pemerintahan Bloomberg, ia memfokuskan pengembangan pada sektor pendidikan dan menuntaskan masalah kemiskinan sebagai dua prioritas utamanya. Berdasarkan data National Assessment of Educational Performance, skor membaca dari siswa kelas 8 naik sebanyak 11 poin sepanjang tahun 2002 hingga 2009. Selanjutnya, media massa Amerika The New Yorker melaporkan pada tahun 2010 bahwa terjadi peningkatan yang signifikan pula pada kemampuan matematika atau membaca sejak tahun 2003, berbanding terbalik dengan kemampuan siswa kelas 8 di Amerika pada umumnya.

Bloomberg juga dikenal dalam aktivitas amalnya, ia dikenal sebagai seorang filantropis. Ia berfokus pada perhatian terhadap lingkungan dan aktif dalam usaha melawan perubahan iklim setidaknya terhitung sejak ia menjabat sebagai walikota New York. Pada level nasional, Bloomberg secara aktif menekan konsumsi energi Amerika dari bahan bakar fosil menjadi bahan bakar energi bersih. Pada tahun 2011, Bloomberg mendonasikan dana sebanyak 50 juta USD pada Sierra Club untuk mendanai kampanye penghentian penebangan pohon di 45 negara bagian.

Sejak tahun 2010, peran Bloomberg dalam isu-isu lingkungan terus naik. Dari tahun 2010 hingga 2013, ia menduduki jabatan sebagai pemimpin C40 Cities Climate Leadership Group, sebuah kelompok jaringan terbesar di dunia yang berfokus pada penurunan emisi karbon. Pada masa jabatannya tersebut, Bloomberg bekerja sama dengan Presiden Bill Clinton untuk menduniakan aksi penurunan emisi karbon. Untuk mencapai tujuan tersebut, Bloomberg bekerja sama dengan presiden menggabungkan C40 dengan Clinton Climate Initiative.