Trik Perawatan Burung Lovebird Jantan

Entah sebagai peliharaan ternak ataupun untuk lomba, pecinta burung kicauan utamanya lovebird memang masih menunjukkan tren positif. Bahkan saat ini, semakin banyak kelas yang diikuti oleh lovebird. Meskipun pada awalnya orang cenderung menggunakan lovebird betina yang terkenal lebih stabil, belakangan burung lovebird jantan juga semakin eksist di berbagai perlombaan. Meski begitu, dibutuhkan teknik khusus agar jantan memiliki kualitas kicauan yang optimal.

Masalah Umum Lovebird Jantan Saat di Arena

Dulunya, banyak pemain lovebird kicauan yang menghadapi masalah dengan burung andalannya saat berada di arena perlombaan. Biasanya hal ini terjadi karena kurangnya pemahaman karakter lovebird jantan. Misalnya, pada saat di rumah atau kandang sendiri, lovebird jantan mereka bisa berkicau dalam durasi yang terhitung panjang. Namun nyatanya, tidak demikian saat digantang di lomba.

Masalah ini sering disebut dengan kondisi yang tidak stabil. Burung jantan tersebut  justru hanya turun ke dasar sangkar (istilahnya ngepel), gigit ruji, ngering ataupun gespang (gesek pangkringan). Kondisi seperti ini tentunya mengecewakan. Lovebird yang tampil maksimal di rumah sendiri nyatanya “melempem” di arena lomba.

pxhere.com

Perawatan

Namun sebenarnya, kondisi di atas bisa dicegah dengan menerapkan perawatan yang baik dan mengenali karakter si lovebird jantan itu sendiri. Trik sederhana perawatan burung lovebird jantan agar bisa diandalkan di perlombaan ini meliputi ;

Bibit

Hubungannya dengan bibit lovebird itu sendiri. Jadi pastikan Anda memiliki kenari yang memiliki gen dari indukan unggul yang juga berkualitas. Dengan demikian, Anda akan lebih mudah untuk melatih lovebird jantan tersebut. Namun hal ini sejatinya juga tetap bergantung pada perlakuan Anda kepada lovebird tersebut. Anda juga bisa melatih lovebird yang tidak diketahui asal-usul indukannya dengan download suara lovebird untuk melatih dan menerapkan perawatan khusus agar ia bisa ngekek panjang.

Birahi

Untuk mendapatkan lovebird jantan yang stabil birahinya sehingga lebih mudah dilatih, Anda bisa menyatukannya dengan betina yang cocok dengannya. Lovebird jantan lebih mudah naik birahinya dan tergolong sulit dikendalikan bila tidak segera dipasangkan. Ingat untuk memilihkan betina yang cocok dengannya, sebab salah-salah betina yang tidak jodoh dengan jantan tersebut justru bisa memicu masalah.

Penjemuran

Menjemur lovebird biasanya dilakukan untuk menjaga kesehatan, vitalitas dan mengendaikan tingkat stres. Nah, lakukan penjemuran tersebut bersama-sama dengan pasangannya pula. Anda bisa menggunakan sebuah kandang box untuk pasangan lovebird agar mereka bisa bergerak dengan bebas.

pxhere.com

Pakan

Untuk harian, pakan untuk lovebird jantan sebenarnya cukup dengan  milet putih tanpa campuran macam-macam. Sterilkan milet tersebut dengan cara dicuci, dijemur kemudian disangrai. Anda tidak perlu menambahan canaryseed untuk harian, cukup milet putih polos tersebut. Sementara untuk EF, Anda bisa memberikan jagung;kangkung dengan perbandingan 2:1 misalnya jagung hari Senin dan Selasa, lalu kangkung pada rabu lalu berulang ke jagung dan seterusnya hingga H-1 lomba.

Mandi

Selain halnya bermanfaat untuk kebersihan, mandi juga berpengaruh pada kualitas mental lovebird jantan. Mandikan lovebird jantan setiap pagi bersamaan dengan pasangannya dalam box kandang.

Kesabaran

Untuk menghasilkan lovebird jantan dengan kualitas kicauan yang baik, tentunya dibutuhkan kesabaran Anda. Berbagai perawatan tentunya akan Anda lakukan secara rutin dan konsisten agar lovebird lebih stabil dan bisa diandalkan pada saat lomba.

unsplash.com

Menyiapkan Lovebird Jantan Menjelang Perlombaan

Ada beberapa persiapan yang perlu Anda lakukan pada lovenird jantan agar lebih siap menghadapi event lomba. Tentu saja, perawatan harian yang baik juga harus sudah Anda lakukan sebelumnya yaitu dengan menyatukan lovebird jantan dengan betina entah itu di sangkar terpisah yang berdekatan atau dalam satu sangkar. Dengan demikian lovebird jantan akan memiliki tingkat birahi yang cenderung stabil. Birahi yang tersalurkan setelah mengawini lovebidr betina akan membuat jantan gacor. Dalam kondisi gacor tersebut, pemasteran bisa dilakukan.

Menjelang perlombaan, atau setidaknya kurang 3 hari (H-3), Anda bisa menerapkan settingan tertentu pada lovebird jantan tersebut. Anda bisa  memisahkan si jantan dari pasangannya dan biarkan lovebird jantan tersebut sendiri dalam sangkar lombanya. Kemudian lakukan beberapa trik perawatan antara lain

  • Embunkan lovebird jantan di pagi hari, atau sekitar pukul 05.00
  • Mandikan lovebird saat jam menunjukkan pukul 07.00
  • Setelah itu, angin-anginkan di lokasi yang teduh hingga bulunya tidak basah lagi
  • Jika dirasa sudah cukup kering, Anda bisa melakukan penjemuran dengan sinar matahari pagi sekitar 15-20 menit saja.
  • Selanjutnya, lovebird jantan tersebut dikerodong lalu tempatkan di lokasi yang sejuk seperti di dalam rumah
  • Saat dikerodong tersebut, perdengarkan suara masteran dan pastikan tidak ada suara dari lovebird lain.
  • Sore hari pukul 16.00, keluarkan lovebird jantan tersebut untuk diangin-anginkan sebentar
  • Lanjutka dengan memandikannya dan diangin-anginkan hingga bulunya mengering
  • Setelah cukup kering, kerodong lagi dan masukkan ke dalam rumah
  • Untuk harian, berikan pakan milet putih dan minum air putih biasa.
  • Pada saat hari H perlombaan, tak ada salahnya Anda juga membawa serta lovebird betina yang menjadi pasangannya untuk berjaga-jaga seandainya terjadi hal yang tidak diharapkan.

Berbagai treatment untuk burung lovebird jantan di atas tentunya juga sangat dipegaruhi oleh karakter si burung itu sendiri. Di sinilah peran Anda untuk memahami apa yang dibutuhkan oleh si burung agar dapat berkicau secara optimal seperti indukannya ataupun seperti hari biasanya di rumah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *